Home / Berita / WIRAUSAHA CERDAS DI ERA NEW NORMAL

WIRAUSAHA CERDAS DI ERA NEW NORMAL

Unidha-Malang. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wisnuwardhana Malang kembali menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema  “Wirausaha Cerdas di Era New Normal” melalui aplikasi zoom dan live streaming youtube “divpromotion.unidha”, Sabtu,15/6. Kegiatan ini diikuti oleh + 2000 peserta dari berbagai kalangan.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah  Dwi Ekasari Harmadji, S.E., Ak., M.M (Dosen Prodi Akuntansi FEB Univ. Wisnuwardhana Malang), H. Citra Sukmadilaga, S.E., M.BA., Ak., Ph.D. (Sekjur Prog. Doktor Ilmu Akuntansi FEB Unpad Bandung), Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA (Dosen Prodi Manajemen FEB UPI), dan Prof. Dr. Hj. Puji Handayati, M.M., Ak., CMA. (Wakil Dekan 2 FEB UM Malang dan ketua IAI Komisariat Malang Raya)

Narasumber pertama, Prof. Dr. Hj. Puji Handayati, M.M., Ak., CMA. mengangkat tema “Merubah Haluan: dari Bisnis Konvensional ke Bisnis Digital. Beliau menyampaikan bahwa pergeseran perliku ini akhirnya juga membuat bidang  bisnis ramai-ramai mengubah  business model-nya. Banyak perusahaan beralih ke dunia digital. Ada empat sistem yang harus dipenuhi oleh perusahaan digital. Pertama, sistem manajemen rantai persediaan, berfungsi mengotomasi hubungan antara para pemasok dengan perusahaan. Kedua, sistem manajemen hubungan pelangan, mencoba untuk mengembangkan suatu sudut pandang yang koheren dan terpadu atas semua bentuk relasi dengan pelanggan yang di miliki oleh perusahaan. Ketiga, sistem enterprise, menciptakan sistem informasi perusahaan secara terintegrasi untuk mengkoordinasi proses internal pokok yang menyangkut perusahaan. Keempat, sistem manajemen pengetahuan, berfungsi menciptakan, mengambil-alih, menyimpan dan menyebarluaskan pengetahuan dan keahlian perusahaan.

Narasumber yang kedua yaitu H. Citra Sukmadilaga, S.E., M.BA., Ak., Ph.D. membahas tentang wirausaha: tantangan, peluang, dan survival di era New Normal. Beliau menyampaikan bahwa UMKM memiliki kemampuan untuk berinovasi dan mengkomersilkan produk dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan unit besar. Sebagian besar pengusaha UMKM adalah teknokrat yang memiliki kemampuan organisasi dan manajemen . Mereka menyediakan outlet produktif bagi individu yang giat. Para wirausaha ini menarik keahlian mereka dari keterampilan, pelatihan, dan pengetahuan yang diperoleh selama masa kerja mereka. 

Beliau juga memberikan tahapan-tahapan menjadi wirausahawan. Pertama, Evaluate yourself. Kedua, Have a good idea., Ketiga,Research the competition. Keempat, Make a business plan. Kelima,Seek a mentor. Keenam, Register your business.

Materi ketiga disampaikan oleh Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA. Beliau membahas tentang berwirausaha cerdas di era New Normal. Beliau menyampaikan bahwa untuk dapat berwirausaha secara cerdas dalam era new normal,  diperlukan suatu strategi pemasaran berbasis digital yang fokus kepada berbagai perubahan perilaku konsumen yang ada. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan antara lain: 1. Produk 2. Harga, 3. Promosi, dan 4. Saluran distribusi.

Narasumber yang terakhir yaitu Dwi Ekasari Harmadji, S.E., Ak., M.M. Beliau lebih menitikberatkan kepada etika berwirausaha untuk tetap eksis di Era New Normal. Beliau menyampaikan bahwa etika berwirausaha didalamnya harus mempunyai etika berbisnis seperti etika terhadap konsumen, etika terhadap wirausaha lain, etika terhadap pesaing, dan etika terhadap lingkungan masyarakat. Selain itu, juga harus memiliki etika social seperti intuisi, kesetaraan, kejujuran, percaya diri, jejaring, tanggungjawab, dan peduli. “Ketika wisausahawan mempunyai etika tersebut, maka akan usaha yang digelutinya akan tetap eksis walaupun di masa pandemi seperti saat ini” ujarnya .(ron-red)

Kegiatan ini bisa disaksikan langsung di bawah ini.

Materi bisa diakses melalui: http://conference.wisnuwardhana.ac.id/webinar2febunidha2020/