Home / Berita / CERDAS FINANSIAL SEJAK DINI: STUDY VISIT MAHASISWA FEB UNIDHA KE OJK MALANG

CERDAS FINANSIAL SEJAK DINI: STUDY VISIT MAHASISWA FEB UNIDHA KE OJK MALANG

Unidha-Malang. BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis beserta HIMA Akuntansi dan HIMA Manajemen serta beberapa mahasiswa Program Studi Manajemen S1 dan Program Studi Akuntansi S1 melakukan Acara Study Visit ke kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang yang dihadiri oleh Bapak Farid Faletehan, selaku Ketua OJK. Acara ini dibuka oleh Ketua OJK Malang dan ada sambuatan dari Dr. Dwi Ekasari Harmadji, SE., Ak., M.M. selaku Wakil Dekan FEB Unidha, serta pemberian souvenir UNIDHA oleh Bp. Dr. M. Dullah, SE., M.M. (Dosen dan Pendamping BEM FEB) kepada Ketua OJK Malang

Acara diselenggarakan pada hari Selasa, 21 April 2026 bertepatan dengan Hari KARTINI. Kegiatan yang sangat penting ini membahas tentang Cerdas Finansial dan mengenal peran Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Pada awalnya mahasiswa hanya berpikir bahwa urusan keuangan adalah hal yang akan dipikirkan nanti setelah lulus. Sekarang mereka menyadari bahwa  di masa inilah kita harus mulai belajar mengelola keuangan dengan bijak. Cerdas finansial bukan berarti harus punya banyak uang, tetapi bagaimana kita bisa mengatur pemasukan, pengeluaran, menabung, bahkan mulai berinvestasi dengan tepat. Di sinilah pentingnya kita mengenal OJK. OJK adalah lembaga yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, seperti perbankan, pasar modal, hingga fintech. Peran OJK sangat penting untuk melindungi masyarakat dari praktik keuangan yang merugikan, seperti investasi bodong, pinjaman online ilegal, dan penipuan finansial lainnya.

Dengan memahami peran OJK, kita tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan, tetapi juga menjadi konsumen yang cerdas dan kritis. Kita bisa membedakan mana lembaga keuangan yang legal dan mana yang tidak, serta lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan finansial.

Di era digital seperti sekarang, akses terhadap layanan keuangan semakin mudah. Namun, kemudahan ini juga diiringi dengan risiko. Oleh karena itu, literasi keuangan yang disampaikan oleh OJK menjadi kunci utama. Para mahasiswa akan memulai dari hal sederhana: mencatat pengeluaran, membuat anggaran, menabung secara rutin, dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. OJK menekankan ke para mahasiswa bahwa masa depan finansial ditentukan oleh kebiasaan hari ini.