Home / Berita / KOLABORASI INTERNASIONAL UNIVERSITAS WISNUWARDHANA MALANG DENGAN UNIVERSITI MALAYA HADIRKAN RANGKAIAN KEGIATAN AKADEMIK DAN BUDAYA

KOLABORASI INTERNASIONAL UNIVERSITAS WISNUWARDHANA MALANG DENGAN UNIVERSITI MALAYA HADIRKAN RANGKAIAN KEGIATAN AKADEMIK DAN BUDAYA

Unidha-Malang. Universitas Wisnuwardhana Malang mengadakan kolaborasi akademik internasional dengan Universiti Malaya melalui rangkaian kegiatan edukatif yang sarat wawasan serta memperkuat hubungan akademik lintas negara. Kegiatan yang dihadiri juga oleh mahasiswa dari Universiti Malaya ini dilaksanakan pada 30 Januari 2026 di Aula F2 Universitas Wisnuwardhana Malang

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi Guest Lecturer bertajuk “Kedinamikan Ilmu Akidah Dalam Era Pascamodenisme: Cabaran dan Hala Tuju.” Acara dibuka melalui welcome speech oleh Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang, Prof. Dr. Suko Wiyono,S.H., M.H. yang menekankan pentingnya sinergi global dalam menjawab tantangan keilmuan kontemporer.

Dalam pembukaannya, rektor menyampaikan bahwa Kegiatan Guest Lecture ini bukan sekadar agenda akademik rutin, tetapi merupakan wujud nyata dari internasionalisasi perguruan tinggi, penguatan jejaring keilmuan lintas negara, serta komitmen bersama untuk membangun dialog intelektual yang sehat, kritis, dan berorientasi masa depan.

“Kerja sama akademik antara Universitas Wisnuwardhana dan University of Malaya mencerminkan semangat ukhuwah ilmiah di antara institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara, yang memiliki akar sejarah, budaya, dan tradisi intelektual yang saling berkelindan” tambahnya

Sesi akademik menghadirkan Dr. Muhammad Hazim Bin Mohd Azhar sebagai narasumber, dengan dimoderatori oleh Nadiya Andromeda. Diskusi berlangsung dinamis, membahas perkembangan ilmu akidah di tengah perubahan sosial dan pemikiran modern.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Cultural Class (Student Sit-In) bertema “Multikulturalisme Indonesia Malaysia.” Sesi ini memberikan ruang dialog interaktif bagi mahasiswa kedua institusi untuk memperdalam pemahaman mengenai keberagaman budaya, identitas nasional, serta nilai kebersamaan dalam konteks regional. Dalam hal ini, materi disampaikan oleh Nukhan Wicaksono Pribadi, S.S., M.Si.

Sebagai penutup, program Student Inbound Mobility menghadirkan pengalaman budaya bertajuk “Experience the Authentic Colors of Malang at Batik Blimbing Malang.” Mahasiswa dan dosen dari kedua universitas berkesempatan mengenal lebih dekat warisan budaya Indonesia melalui praktik membatik secara langsung. Aktivitas ini tidak hanya memperkenalkan kekayaan tradisi lokal, tetapi juga mempererat hubungan interpersonal antar peserta.

Keseluruhan rangkaian kegiatan mencerminkan komitmen kedua institusi dalam membangun kerja sama internasional yang berkelanjutan. Selain memperkuat jejaring akademik, program ini juga membuka peluang pembelajaran lintas budaya yang semakin relevan di era globalisasi.(ron/qod-red)