Home / Berita / KUNJUNGAN REKTOR UNIDHA MALANG KE LOKASI KKN 2026: TEKANKAN INTEGRITAS, KOLABORASI, DAN EMPATI DALAM KKN

KUNJUNGAN REKTOR UNIDHA MALANG KE LOKASI KKN 2026: TEKANKAN INTEGRITAS, KOLABORASI, DAN EMPATI DALAM KKN

Unidha-Malang. Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang melaksanakan kunjungan dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Desa Pojok, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang pada 4 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Pojok tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang, Prof. Dr. Suko Wiyono, S.H., M.H., beserta jajaran pimpinan universitas, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dosen, serta sivitas akademika.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Wisnuwardhana Malang dalam memastikan pelaksanaan KKN berjalan selaras dengan tujuan akademik, sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran pimpinan universitas di lokasi kegiatan menjadi wujud dukungan institusional sekaligus apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa selama menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat.

Sejak awal kegiatan, suasana Gedung Serbaguna Desa Pojok berlangsung dengan penuh antusiasme. Mahasiswa peserta KKN 2026 bersama perangkat desa dan unsur masyarakat setempat menyambut kehadiran Rektor dan rombongan dengan hangat. Kedatangan Rektor beserta jajaran pimpinan universitas, dosen, dan DPL disambut melalui penampilan tarian tradisional yang dipersembahkan oleh mahasiswa KKN.

Penyambutan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan sekaligus penghargaan terhadap nilai-nilai budaya lokal. Penampilan mahasiswa tidak hanya menghadirkan suasana meriah, tetapi juga menggambarkan keberhasilan mahasiswa dalam beradaptasi dan berinteraksi dengan masyarakat desa selama masa KKN. Nuansa budaya yang dihadirkan menjadi simbol harmonisasi antara aktivitas akademik dan kearifan lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Dampit, Kepala Desa Pojok, serta perangkat desa terkait. Kehadiran unsur pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap program KKN sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat. Sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pojok menyampaikan apresiasi kepada Universitas Wisnuwardhana Malang atas pelaksanaan kegiatan KKN di wilayahnya. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik melalui kegiatan edukatif, sosial, maupun program-program pemberdayaan yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian.

Mahasiswa KKN Universitas Wisnuwardhana Malang dinilai telah menunjukkan sikap tanggung jawab, kreativitas, dan semangat kolaborasi dalam menjalankan berbagai program kerja. Partisipasi aktif mahasiswa di berbagai kegiatan desa turut memperkuat hubungan sosial antara civitas akademika dan masyarakat setempat.

Sementara itu, Camat Dampit menegaskan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Nyata memiliki peran penting dalam membangun keterhubungan antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga mengembangkan kepekaan sosial, kemampuan komunikasi, serta pemahaman terhadap dinamika kehidupan masyarakat.

Kunjungan Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang ini juga menandai fase akhir pelaksanaan KKN 2026. Seiring dengan semakin dekatnya masa penutupan kegiatan, agenda utama diisi dengan presentasi hasil program kerja oleh perwakilan mahasiswa dari masing-masing kelompok KKN. Sesi ini menjadi bagian penting dalam evaluasi sekaligus refleksi atas seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan.

Dalam presentasi tersebut, mahasiswa memaparkan berbagai program kerja yang telah dijalankan selama masa KKN. Setiap kelompok menyampaikan capaian kegiatan, proses pelaksanaan, kendala yang dihadapi, serta dampak program terhadap masyarakat. Paparan yang disampaikan menunjukkan kesungguhan mahasiswa dalam menjalankan peran akademik dan pengabdian secara seimbang.

Beragam program inovatif yang dipresentasikan mahasiswa mencerminkan upaya optimalisasi potensi sumber daya lokal. Kegiatan edukatif, pendampingan masyarakat, hingga program berbasis kebutuhan desa menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa. Presentasi ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bersama, baik bagi mahasiswa maupun pihak universitas.

Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang, Prof. Dr. Suko Wiyono, S.H., M.H., dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN 2026 atas dedikasi dan tanggung jawab yang telah ditunjukkan. Beliau menegaskan bahwa KKN merupakan bagian integral dari proses pendidikan tinggi yang berorientasi pada pembentukan karakter, integritas, dan kepedulian sosial mahasiswa.

Menurut beliau, pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama pelaksanaan KKN memiliki nilai strategis dalam memperkaya perspektif akademik sekaligus membangun kompetensi sosial. Mahasiswa diharapkan mampu menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal dalam menghadapi tantangan profesional maupun sosial di masa depan.

Beliau juga menekankan pentingnya nilai kolaborasi dan empati dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menghadirkan program kerja, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis, adaptif, dan berkelanjutan dengan masyarakat. Pendekatan partisipatif menjadi kunci dalam menciptakan program yang relevan dan berdampak.

Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib, dinamis, dan penuh semangat akademik. Interaksi antara mahasiswa, dosen, dan jajaran pimpinan universitas menciptakan ruang dialog yang konstruktif. Berbagai masukan, evaluasi, serta apresiasi disampaikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kegiatan KKN di masa mendatang.

Peran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan dosen dalam pendampingan mahasiswa juga menjadi perhatian penting dalam kegiatan ini. Pendampingan akademik yang dilakukan selama pelaksanaan KKN dinilai berkontribusi terhadap kelancaran serta efektivitas program-program mahasiswa di lapangan.

Sebagai penutup rangkaian acara, kegiatan diakhiri dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan sosial yang telah terjalin antara Universitas Wisnuwardhana Malang, mahasiswa, serta masyarakat Desa Pojok. Silaturahmi yang terbangun diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kerja sama di masa mendatang.

Kunjungan Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang ke Desa Pojok menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam pengembangan masyarakat. Kegiatan KKN tidak hanya menjadi wahana pembelajaran kontekstual, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat nilai pengabdian, kepedulian sosial, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Melalui kegiatan ini, Universitas Wisnuwardhana Malang terus berupaya mendorong mahasiswa untuk menjadi insan akademik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat. KKN menjadi salah satu wujud nyata implementasi tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada pembangunan masyarakat dan kemajuan bangsa. (Qod-red)