Home / Berita / RAYAKAN KEBERAGAMAN, ERATKAN KEBERSAMAAN, PPG UNIVERSITAS WISNUWARDHANA MALANG PERKUAT KEBHINNEKATUNGGALIKAAN

RAYAKAN KEBERAGAMAN, ERATKAN KEBERSAMAAN, PPG UNIVERSITAS WISNUWARDHANA MALANG PERKUAT KEBHINNEKATUNGGALIKAAN

Unidha-Malang. Semangat merawat keberagaman dan memperkuat persatuan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter calon pendidik. Hal tersebut diwujudkan melalui Workshop Penguatan Kebhinekatunggalikaan bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang (UNIDHA Malang) yang mengusung tema “Rayakan Keberagaman, Eratkan Kebersamaan.” pada 4 Juni 2026 bertempat di Aula F2 Universitas Wisnuwardhana Malang.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran dan refleksi bagi mahasiswa PPG untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, toleransi, persatuan, serta pentingnya menghargai keberagaman sebagai kekuatan bangsa Indonesia.

Dalam workshop tersebut, mahasiswa mendapatkan materi dari dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang wawasan kebangsaan dan pendidikan. Narasumber pertama, Prof. Dr. Suko Wiyono, S.H., M.H., Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang, menyampaikan materi berjudul “Memantapkan Wawasan Kebangsaan dalam Rangka Mencegah Terjadinya Disintegrasi Bangsa dan Negara.”

Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Wawasan kebangsaan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap identitas bangsa, tetapi juga bagaimana setiap individu mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, persatuan, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai calon guru, mahasiswa PPG memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut kepada generasi penerus. Guru tidak hanya berperan dalam menyampaikan pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik agar menjadi generasi yang memiliki rasa cinta tanah air, menghargai perbedaan, serta mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Makbul Muksar, S.Pd., M.Si., yang merupakan Tim Pengembang PPG Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Tahun 2022–2026. Ia membawakan materi bertajuk “Kebhinnekaan Global.”

Materi ini memberikan perspektif kepada mahasiswa mengenai pentingnya memiliki cara pandang yang terbuka terhadap keberagaman, baik dalam konteks nasional maupun global. Di tengah perkembangan dunia yang semakin terhubung, calon pendidik dituntut memiliki kemampuan untuk memahami perbedaan budaya, latar belakang, pandangan, dan karakter peserta didik sekaligus tetap berpegang teguh pada jati diri bangsa.

Kebhinnekaan global menjadi salah satu bekal penting bagi calon guru untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif. Dengan pemahaman tersebut, guru diharapkan mampu membangun ruang pendidikan yang memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk berkembang, saling menghormati, serta menghargai keberagaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai kebangsaan.

Workshop Penguatan Kebhinekatunggalikaan ini sekaligus menegaskan bahwa keberagaman bukanlah sesuatu yang harus dipandang sebagai sumber perpecahan. Sebaliknya, keberagaman merupakan kekuatan yang dapat memperkaya kehidupan bangsa apabila dikelola dengan sikap saling menghargai, toleransi, dan semangat persatuan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPG FKIP UNIDHA diharapkan semakin siap menjalankan perannya sebagai calon pendidik yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Nilai Bhinneka Tunggal Ika diharapkan dapat terus dihidupkan dalam proses pembelajaran sehingga sekolah menjadi ruang yang aman, inklusif, dan mampu menumbuhkan generasi yang menghargai perbedaan. (ron-red)

Rayakan keberagaman, eratkan kebersamaan. Dari ruang pendidikan, persatuan bangsa terus ditanamkan dan diwariskan kepada generasi masa depan.